Pages - Menu

Kamis, 08 Agustus 2013

* Teknik Industri, SO ? *


Yah, sebenernya mungkin agak basi jika kutulis mengenai seluk beluk Teknik Industri, alasannya karena saya tidak sedang mencari jurusan baru untuk kuliah. Nah, yang jadi alasan kenapa saya menulis tentang Teknik Industri, karensa saya merasa tergelitik untuk membongkar dan menelisik lagi kenapa saya dulu mengambil jurusan Teknik Industri di saat kuliah. Ini bukan sebab tetapi akibat dari sesuatu yang telah saya pilih keputusannya untuk memilih Jurusan Teknik Industri disaat ancang-ancang masuk perguruan tinggi.Saya masih kelas XII SMA tepatnya di SMA N 5 Purwokerto,ini saya akan memberi ulasan mengenai teknik industri.

Teknik Industri adalah cabang dari ilmu teknik yang berkenaan dengan pengembangan, perbaikan, implementasi, dan evaluasi sistem integral dari manusia, pengetahuan, peralatan, energi, materi dan proses.Pada dasarnya, ilmu Teknik Industri dapat dibagi ke dalam tiga bidang keahlian, yaitu Sitem Manufaktur, Managemen industri, dan Sistem Industri dan Tekno Ekonomi.

Sistem Manufactur
Sistem manufactur adalah sebuah sistem yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk peningkatan kualitas, produktivitas dan efisiensi sistem integral yang terdiri atas SDM, peralatan, bahan baku, energi dan informasi melalui proses perancangan, perencanaan, pengoperasian, pengendalian, pemeliharaan dan perbaikan  dengan menjaga keselarasan aspek SDN dan lingkungan kerjanya. Jenis bidang keilmuannya yang sering dipelajari antara lain sistem produksi (Sisprod), perencanaan, dan pengendalian Produksi (P3), pemodelan Sistem (MOSI), Perancangan Tata Letak Pabrik ( PTLF) dan ergonomi




Managemen Industri
Bidang Keahlian Managemen Industri adalah bidang keahlian yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk menciptakan dan meningkatkan nilai sistem usaha melalui fungsi dan proses managemen dengan bertumpu pada keunggulan SDM dalam menghadapi lingkunagnkerja yang dinamis. Jenis Bidang keilmuan yang dipelajari untuk Managemen Industri antara lain Managemen Keuangan (Menkeu), Managemen Kualitas, Managemen Inovasi, Managemen SDM, Managemen Pemasaran, Ekonomi Teknik dan Managemen Keputusan.



Sistem Industri dan tekno Ekonomi
Nah, untuk sistem industri dan Tekno Ekonomi inilah biasanya yang sangat berhubungan dengan teknologi baru dan banyak bermafaatan bagi seorang engineer. Yakni bidang keahlian yang memanfaatkan pendekatan Teknik Industri untuk peningktan daya saing integral yang terdidi atas tenaga kerja, bahan baku,energi,informasi, teknologi dan infrastruktur yang terintregrasi dengan komunitas bisnis, masyarakat dan pemerintah. Bidang Keilmuan yang berkaitan anatara lain Statistik dan probabilitas industri (statin), sistem logistik, logika pemrograman, Operational Research (OR) dan Sistem Basis Data (Basdat).

Dari Penjelasan dan ulasan tersebut jelas bahwa Teknik Industri adalah ilmu gado-gado yang bisa dikuasi dalam kurun waktu relatif cepat, jadi tak rugi jika saya memilih Teknik Industri sebagai jurusan kuliah saya dulu. Dan yang tak kalah menakjudkan lagi, dunia kerja untuk bidang Teknik Industri ternyata cukup banyak, dari HRD di setiap perusahaan apapun, Accounting adan Finance, Logistik, Inventory, sales dan Marketing dan tak kalah hebatnya lagi bisa juga kita terjun ke IT dan Engineer. Di awal memang banyak orang bilang kalau jurusan Teknik Industri itu adalah jurusan kuliah Banci karena ilmunya setengah-setengah. Namun semuanya itu terbantahkan setelah saya merasakan betapa banyak keuntungannya yang saya dapatkan

Kamis, 08 November 2012

Cloud Computing

Apa sih Cloud Storage itu? Cloud Storage adalah media penyimpanan data yang dapat diakses oleh para penggunanya lewat jaringan internet. Tentu saja filenya berada dikomputer dimana anda membuat akun cloud storage. Ilustrasinya seperti ini, Jika saya seorang web designer, saya memerlukan banyak gambar, font, ilustrasi, flash dll, nah untuk memudakan saya bekerja dimana saja, saya menyimpannya di cloud storage. Memang merupakan pilihan di mana kita akan menyimpan data-data kita. Kita bisa menyimpannya pada media penyimpanan fisik seperti hardisk, CD, flashdisk. Tapi untuk sebagian pengguna komputer hal tersebut mulai menjadi penghalang efisiensi kerja saat data-data yang dibutuhkan tak dapat diakses. Misalnya flashdisk yang ketinggalan atau keeping CD yang rusak.
Saat disimpan secara ‘cloud‘, data-data tersebut dapat dengan mudah diakses lewat jaringan internet. Tidak perlu mengambil laptop kalo ketinggalan di rumah atau mencari flashdisk di bawah tumpukan buku-buku kuliah. Rusak? Para penyedia layanan ini menggunakan ratusan server untuk menyimpan file-file. Karena tentu saja mereka harus mengadakan maintenance secara berkala. Ruang yang terbatas? Sepertinya ruang yang disediakan sudah lebih dari cukup. Kalau penuh tinggal bikin akun baru lagi, atau bisa juga mengambil layanan premium dengan membayar sejumlah tarif untuk mendapatkan tempat penyimpanan yang lebih besar.
Yang paling ditekankan dari keuntungan teknologi ini adalah kemudahan mengakses data-data kita di mana saja dan kapan saja.
Cloud Computing

Akan tetapi, disamping kelebihan dan keunggulan dari Cloud Storage, tidak lepas juga akan kekurangan system tersebut, kekurangannya adalah terletak pada hal keamanan. Setiap akun dilindungi oleh password yang bisa saja diketahui orang lain jika kita tidak berhati-hati. Walaupun kita sudah begitu berhati-hati tetap tak menutup kemungkinan akun kita dibuka orang lain. Kekurangan lain adalah gangguan pada saat mengakses data, entah itu disebabkan karena koneksi yang bermasalah atau server yang sedang ‘down’.
Beberapa sistem cloud storage bahkan menyediakan fitur agar orang lain dapat mengakses data milik kita. Hal ini tentunya akan sangat memudahkan kita dalam pengerjaan sebuah proyek kolaboratif daripada bertukar salinan data baik secara online maupun offline.

Bagaimana? berminat untuk menggunakan layanan Cloud Storage? Ketahui lebih lanjut mengenai penyedia jasa layanan penyimpanan online ini secara lebih lengkap untuk mengetahui keunggulannya.